Tips Mencari Model Baju Batik yang Tidak Norak

Baju batik merupakan salah satu hasil dari kerajinan tangan masyarakat Indonesia yang menjadi ladang penghasilan. Namun tetap saja hanya beberapa daerah yang memiliki pengrajin batik. Setiap daerah memiliki model baju batik yang berbeda-beda. Baju batik biasanya digunakan untuk kerja atau pun acara formal. Berikut tips mencari model yang tidak norak untuk dikenakan.

  1. Warna

Batik memang baju yang menggunakan banyak warna. Anda harus menerapkan tips yang tepat agar mendapatkan warna batik tidak norak. Secara umum warna batik terdiri dari warna tanah atau dasar dan warna motif atau corak. Batik yang warnanya tidak norak bisa didapatkan dengan memilih warna dominan dasar batik dengan warna gelap yang disebut warna tanah.

Warna ini bisa saja hitam, cokelat, ataupun abu-abu. Warna yang gelap tentunya tidak membuat Anda terlihat menonjol saat mengenakannya. Batik dengan warna dasar ini tentu saja bisa digunakan dengan lebih fleksibel untuk acara formal dan semi formal. Tinggal memilih warna kombinasi motif atau coraknya yang sesuai dengan selera agar Anda nyaman mengenakannya.

Jika memang batik yang akan dibeli tersebut akan digunakan untuk acara non formal dan Anda ingin tampil casual, maka bisa memilih warna motif yang cerah. Warna ini akan memberikan kesan ceria atau terlihat lebih menarik di keramaian nantinya.

  1. Motif

Tips kedua untuk memilih model baju batik yang tidak norak adalah dengan melihat dari motif yang digunakan pada batik. Bisa menyesuaikan dengan bentuk tubuh, di mana jika Anda ingin memiliki tubuh yang terlihat lebih besar pilih motif geometris ukuran sedang.

Bisa juga dengan pilihan motif kombinasi geometris yang besar dan kecil. Motif ini cocok untuk Anda yang ingin membuat bentuk tubuh terlihat lebih proporsional. Ada pun motif batik yang berbeda-beda dari setiap daerah membuat Anda memiliki banyak pilihan untuk mendapatkan baju batik yang tidak norak.

Pilihlah batik yang motifnya populer dapat menjadi solusi untuk menghindari penilaian norak nantinya. Motif yang direkomendasikan yaitu motif mega mendung yang merupakan sebuah motif khas batik Trusmi Cirebon. Bisa juga memilih motif batik Kalimantan yang unik.

Keunikannya tentu saja tidak akan membuat Anda terlihat norak. Kemudian tips memilih motif ini adalah Anda harus memilih motif yang warnanya serasi dengan warna dasar. Tidak terlalu banyak kombinasi warna yang dikenakan pada batik juga bisa menghindari kesan norak.

  1. Bahan

Saat memilih baju, tentu saja bahan yang digunakannya tidak boleh luput dari penilaian. Apa lagi saat akan membeli baju batik karena motif dan warna saja tidak cukup untuk mendapatkan kenyamanan saat mengenakannya. Anda bisa memilih bahan yang nyaman yaitu kain sutra atau pun katun.

Bahan yang dikenakan pada baju batik tersebut juga mempengaruhi kualitasnya. Jadi Anda bisa berpatok dari jenis bahan untuk mendapatkan batik berkualitas. Bahan yang terbaik akan membuat Anda mendapatkan baju batik yang motifnya tidak mudah luntur atau pun pudar.

  1. Cara Pembuatan

Tips selanjutnya adalah memilih baju batik berdasarkan cara pembuatannya. Anda bisa menanyakan ke penjual jenis batik tersebut adalah batik tulis atau batik cap karena kualitasnya jelas berbeda. Batik tulis yang prosesnya lebih lama kualitasnya jauh lebih baik dan motifnya akan terasa timbul. Berbeda dengan batik cap yang motifnya seperti disablon atau di-print.

Biasanya batik tulis tidak memiliki kesan norak atau lebih netral warnanya. Batik tulis ini memiliki nilai historis dan estetika yang lebih menarik atau bisa dikatakan ideal. Anda bisa mendapatkan model baju batik terbaik dengan mengunjungi blibli.com. Bisa langsung melihat e-katalog yang tersedia ada spesifikasi dan juga harganya.

No Comments

Leave a Comment